Showing posts with label Kesehatan Wanita. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan Wanita. Show all posts

Cara Melakukan Diet yang Benar

Posted by Unknown Dec 8, 2012 0 komentar
Diet seringkali gagal, karena orang sering salah memahami tentang diet sehingga salah kaprah ketika menjalankannya. Padahal, dengan diet yang benar, anda tidak perlu kelaparan atau berpantang makanan. Banyak orang menjalankan diet dengan cara yang salah. Mereka mengurangi makan dengan cara yang ekstrim sehingga seringkali merasa kelaparan. Selain itu menghindari berbagai makanan yang terbuat dari daging. Padahal diet tidaklah harus kelaparan dan harus berpantang daging.Karena itu, sebaiknya anda berhati-hati dengan program diet yang sedang anda lakukan.Sebab, ketika anda semakin ketat terhadap program yang dilakukan bisa jadi Anoreksia menghampiri anda, atau malah menimbulkan obesitas yang baru.

Kondisi jiwa seseorang yang tidak stabil merupakan sarana awal bagi masuknya penyakit Anoreksia yang lebih lengkapnya disebut Anoreksia Nervosa. Kelainan ini terutama menyerang bagi mereka yang hidup berkecukupan atau masuk golongan sosial-ekonomi menengah ke atas. Meski Anoreksi bisa bersifat ringan dan sementara atau berat dan berlangsung lama, tetapharus diperhatikan bagi yang sedang melakukan diet. Penderita anoreksia selalu berpikir apabila ia makan maka makanan yang masuk kedalam tubuh akan menyebabkan tubuhnya menjadi gemuk. Untuk itu, ia lebih baik tidak makan karena takut berat badannya bertambah.Ciri lain yang perlu diperhatikan adalah tekanan darahnya rendah, sehingga penderita tampak lesu dan pucat, napas pendek-pendek, dada sakit, kedinginan,cepat merasa lelah, gampang emosi dan lesu.

 Penyakit yang 95% penderitanya adalah wanita ini juga ditandai dengan perubahan gambaran tubuh, ketakutan yang sangat luar biasa akan kegemukan, penolakan untuk mempertahankan berat badan yang normal, hilangnya siklus menstruasi pada wanita. Maka, lebih tepat dapat dikatakan Anoreksia Nervosa lebih ke arah penyakit jiwa, di mana orang yang menderita anoreksi nervosa diawali adanya gangguan psikologis lantaran takut berat badannya bertambah gemuk. Problema yang dihadapi penderita anoreksia adalah masalah penampilan tubuh. Setiap kali ia mengaca ke cermin, meskipun tubuhnya sudah cukup ideal, masih saja merasa atau menilai bahwa dirinya terlalu gemuk. Sehingga anoreksia dapat dikategorikan sebagai penyakit jiwa akibat pemahaman tentang diet yang salah. Di samping itu, efek lain dari pemahaman yang salah tentang diet akan membawa risiko kegemukan di kemudian hari. Semakin ketat melakukan diet, semakin besar risiko kegemukan yang akan dialami. Penyebabnya, kemungkinan adanya gangguan metabolisme tubuh karena diet yang dilakukan sejak dini. Dengan melakukan diet, apalagi diet berat yang mengurangi asupan kalori besar, akan membuat metabolisme tubuh tidak efisien. Energi yang keluar akan dikurangi. Akhirnya semakin sulit menurunkan berat badan. Itulah sisi negatif dengan melakukan diet ketat, untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Idealnya, penurunan berat badan jangan melebihi 2 kg setiap minggunya. 

Dari penelitian terlihat, remaja yang melakukan diet sebelum mereka berusia 14 tahun, dua pertiga dari mereka mempunyai kemungkinan hingga dua kali lipat untuk melakukan diet lebih dari 20 kali dibanding dengan mereka yang melakukan diet di usia lebih dewasa. Dan delapan dari sepuluh remaja yang melakukan diet sebelum usia 14 tahun, tidak dapat mempertahankan penurunan berat badannya secara permanen. Berat badan berlebih hingga kegemukan memang tidak baik untuk kesehatan dan berisiko menderita banyak penyakit. Tapi dengan melakukan diet ketat untuk menurunkan berat badan secara cepat dalam waktu singkat, apalagi tidak ditunjang dengan gizi yang sesuai, akan berakibat buruk juga.

 Karena itu, sebelum melakukan diet, kenali lebih dahulu tubuh anda, apakah anda termasuk yang mengalami overweight (kelebihan berat badan) atau obesitas (kegemukan). Sebab, kedua hal tersebut berbeda dalam penanganannya. Overweight, seseorang hanya mengalami peningkatan berat pada tubuhnya beberapa kilo dari berat ideal. Sedangkan, obesitas, berat badan seseorang benar-benar sudah jauh melampaui berat badan orag yang mengalami overweight. Cara terbaik, anda berkonsultasi dengan ahli gizi yang berpraktek di klinik atau rumah sakitsakit. Ahli gizi akan memberikan tuntunan makanan apa saja yang baik untuk dikonsumsi dan berapa jumlah takaran yang tepat untuk setipa harinya. Dari daftar yang diberikan oleh ahli gizi, anda tinggal memilih kira-kira jenis makanan apa yang anda sukai. Di samping itu, jangan lupa untuk berolahraga, baik hanya berjalan kaki atau bermain dalam game seperti sepakbola, badminton, tenis dan lain sebagainua. Sebab, semakin banyak beergerak dan mengeluarkan keringat, maka semakin banyak pula lemak di dalam tubuh yang terbakar. 
Berikut tip diet agar anda tetap sehat:
 a. Jika Anda makan burger, tambahkan salad tomat, wortel, dan selada kaya akan vitamin C dan E dan beta karoten. Semuanya mencegah efek dari lemak jenuh dan kolesterol yang masuk ke dalam tubuh. Penelitian membuktikan 4 jam setelah makan makanan tinggi lemak, sel-sel darah ikut membentuk penggumpalan darah yang kemudian melekat pada pembuluh darah dan arteri akan mengeras. Tetapi sepanjang kita makan sayur-sayuran, lemak yang menyebabkan reaksi tidak sehat ini akan berkurang sebanyak 50%.
 b. Pilihlah makanan yang berwarna. Sayur-sayuran dan buah-buahan yang berwarna-warni tidak hanya mengandung vitamin dan mineral. Juga berisi phytochemical, yakni zat dasar tanaman yang dapat melawan penyakit. Tomat mengandung lycopene dan antioksidan yang dapat melawan kanker rahim, kanker payudara, penyakit jantung dan osteoporosis. Risiko terkena stroke turun 6% bila setiap hari Anda memakan sayur-sayuran dan buah-buahan. 
c. Perbanyak makan ikan salmon dan tuna, kedua jenis ikan ini mengandung asam lemak Omega 3 yang dapat mencegah penyakit jantung. Asam lemak juga dapat ditemukan pada minyak zaitun dan kacang almond. 
d. Kurangi asupan kalori, metabolisme tubuh tergantung pada kalori yang kita bakar. Dengan bertambahnya usia berkurang pula kalori yang kita perlukan. Artinya bertambah tua usia, maka kita tidak membutuhkan kalori yang terlalu banyak. Penelitian membuktikan wanita berusia 19 sampai 40 tahun membutuhkan 9200 kalori/hari dan di atas 40 tahun hanya perlu 6700 kalori

Baca Selengkapnya ....

Mengenal Kanker Serviks

Posted by Unknown Nov 28, 2012 0 komentar
Apa itu Kanker Serviks?
 
Kanker serviks adalah keganasan yang terjadi pada leher rahim. Kanker serviks disebut juga kanker leher rahim atau kanker mulut rahim dimulai pada lapisan serviks.
Kanker serviks terbentuk sangat perlahan. Pertama, beberapa sel berubah dari normal menjadi sel-sel pra-kanker dan kemudian menjadi sel kanker. Ini dapat terjadi bertahun-tahun, tapi kadang-kadang terjadi lebih cepat. Perubahan ini sering disebut displasia. Mereka dapat ditemukan dengan tes Pap Smear dan dapat diobati untuk mencegah terjadinya kanker.
Untuk dapat memahami kanker serviks, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu anatomi rahim wanita.

Anatomi Rahim wanita

 
Leher rahim (serviks) adalah bagian bawah uterus (rahim). Rahim memiliki 2 bagian. Bagian atas, disebut tubuh rahim, adalah tempat di mana bayi tumbuh. Leher rahim, di bagian bawah, menghubungkan tubuh rahim ke vagina, atau disebut juga jalan lahir.
 Gambar organ reproduksi wanita:

 


Ada 2 jenis utama kanker serviks. Sekitar 8-9 dari 10 jenis yang ada adalah karsinoma sel skuamosa. Di bawah mikroskop, kanker jenis ini terbentuk dari sel-sel seperti sel-sel skuamosa yang menutupi permukaan serviks. Sebagian besar sisanya adalah adenokarsinoma. Kanker ini dimulai pada sel-sel kelenjar yang membuat lendir. Jarang terjadi, kanker serviks memiliki kedua jenis fitur diatas dan disebut karsinoma campuran. Jenis lainnya (seperti melanoma, sarkoma, dan limfoma) yang paling sering terjadi di bagian lain dari tubuh. Jika Anda memiliki kanker serviks, mintalah dokter Anda untuk menjelaskan jenis kanker apa yang Anda miliki.
Berapa banyak wanita terkena kanker serviks ?


Jumlah prevalensi wanita pengidap kanker serviks di Indonesia terbilang cukup besar. Setiap hari, ditemukan 40-45 kasus baru dengan jumlah kematian mencapai 20-25 orang. Sementara jumlah wanita yang berisiko mengidapnya mencapai 48 juta orang. Dokter Laila Nuranna SpOG(K), Kepala Divisi Onkologi Ginekologi Obstetri Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengatakan bahwa sebagian besar kasus kanker serviks yang terdeteksi di rumah sakit sudah stadium lanjut sehingga sulit diobati. "Jika kanker ditemukan lebih dini, penanganannya akan lebih mudah dan tingkat harapan hidup lebih besar," katanya saat Diskusi Kampanye dan Upaya Penanganan Kanker Serviks di Hotel Lumire Jakarta, Senin 12 April 2010.


Beberapa peneliti berpikir bahwa kanker serviks non-invasif (yang hanya terjadi di leher rahim ketika ditemukan) adalah sekitar 4 kali lebih umum daripada jenis kanker serviks yang invasif. Ketika ditemukan dan diobati secara dini, kanker serviks seringkali dapat disembuhkan.
Kanker serviks cenderung terjadi pada wanita paruh baya. Kebanyakan kasus ditemukan pada wanita yang dibawah 50 tahun. Ini jarang terjadi pada wanita muda (usia 20 tahunan). Banyak wanita tidak tahu bahwa ketika menjadi tua, mereka masih beresiko terkena kanker serviks. Itulah sebabnya penting bagi wanita lebih tua untuk tetap menjalani tes Pap Smear secara teratur

Baca Selengkapnya ....

Keputihan Yang Wajar Tapi Juga Menyebalkan

Posted by Unknown Nov 13, 2012 0 komentar
Umumnya, wanita Indonesia menganggap keputihan adalah sesuatu yang wajar terjadi pada wanita, boleh di bilang hampir setiap wanita pernah mengalami keputihan. Seakan ia telah menjadi tamu yang datang, tak diacuhkan lalu pergi begitu saja. Tapi, tetap saja yang satu ini sangat tidak diharapkan kehadirannya. Masalahnya, masih terlalu banyak wanita yang tidak tahu apa dan mengapa keputihan. Bahayakah ia? Sebenarnya, keputihan bukanlah penyakit, melainkan gejala. 
Keputihan dapat ditimbulkan oleh berbagai macam sebab, diantaranya kekurangan gizi, menimbulkan jamur atau parasit. Di samping itu keputihan dapat pula dialami wanita hamil, tetapi hal itu wajar terjadi. Ada beberapa jenis keputihan yang dikenal dalam dunia medis. Misalnya jenis [vaginosis] dengan ciri berwarna abu-abu dan berbau amis. Ada juga jenis [candidiasis] cairan yang keluar berwarna putih susu yang bergumpal disertai rasa gatal akibat jamur [candida albican] dikenal juga jenis [trichomonas vaginalis. 

Keputihan juga dapat ditimbulkan karena efek dari alat kontrasepsi yang dipakai seorang wanita. "Ada dua katagori keputihan, yaitu keputihan fisiologis (normal) yang hampir semua wanita pernah mengalami, serta keputihan yang patogis (abnormal), yaitu yang sudah berlebihan, berlangsung lama, berulang, baunya asam sampai busuk, yang menimbulkan rasa nyeri, panas dan gatal." Ujar Dosen di Universitas Indonesia Jurusan Ilmu Penyakit dan kelamin dr Sri Linuwih Menaldi. Biasanya wanita terkena keputihan patogis pada usia reproduksi, yaitu 20-40 tahun, atau yang sudah menikah. Secara umum, keputihan selalu ditandai dengan terjadinya pengeluaran cairan dari vital wanita. “Jika keputihan yang terjadi tergolong ganas, bisa mengakibatkan cairan tersebut bercampur darah," tambah Sri yang juga merupakan sekertaris Perhimpunan Dosen Specialis Kulit dan Kelamin Indonesia. Keputihan ini bisa ditimbulkan karena seorang wanita memiliki aktivitas yang padat dan melelahkan, sehingga menyebabkan daya tahan tubuhnya turun, lalu muncul keputihan. Pemicu lainnya adalah karena kurang terjaganya daerah reproduksi yang memiliki kelembaban tinggi. Keputihan secara nyata dapat mengganggu aktivitas seksual. Rasa nyeri dan tidak nyaman akan timbul karena baunya cukup menyengat. Keputihan juga mengganggu proses reproduksi seorang wanita. 

"Keputihan yang tidak normal dapat menyebabkan infertilitas atau kemandulan. Namun, kemandulan itu tidak primer dan dapat disembuhkan, karena kemandulan itu disebabkan oleh tersumbatnya indung telur. Kemungkinan akibat agak fatal bagi ibu yang mengandung dan menderita keputihan adalah bila melahirkan ada kemungkinan anaknya cacat atau menderita penyakit yang sama, lahir premature, bahkan bisa meninggal dalam kandungan," ujar Sri. Keputihan bagi sebagian wanita, dapat ditimbulkan melalui sebagian alergi karena makanan, diantaranya nanas, daging dan mentimun sedangkan keputihan yang tidak normal terjadi karena infeksi jamur, bakteri, atau parasit. Infeksi jamur biasanya berasal dari golongan candida atau monilla, akibat perubahan kadar hormone, gula darah dan rendahnya daya tahan tubuh. Dari bakteri, biasanya aktifnya jamur (hemifilus vaginalis). Bakteri ini tergolong ganas dan dapat menular melalui hubungan seksual, sedangkan jenis infeksi parasit berasal dari golongan (trikomonas) yang juga bisa menular melalui hubungan seksual. Umumnya, 35% masalah yang menyangkut organ reproduksi adalah keputihan, selebihnya infeksi.

 Tapi patut diingat bahwa pada vagina wanita dewasa terdapat bakteri yang baik yang disebut (basil doderien). Dalam keadaan normal jumlah basil ini cukup dominant dan membuat lingkungan vagina bersifat asam, sehingga vagina mempunyai daya proteksi yang cukup kuat. Vagina juga mengeluarkan cairan yang berfungsi melindungi dari infeksi. Cairan vagina normal biasanya jernih, kadang sedikit keruh, tidak berbau dan tidak disertai rasa gatal atau panas. Ini disebut keputihan normal (fisiologis), dapat terjadi pada masa ovulasi, yaitu kurang lebih 12-24 hari setelah haid. Keputihan ini juga bisa timbul bila seorang wanita dalam keadaan terangsang dan stress emosional. Sedangkan keputihan patologis (penyakit), biasanya akibat luka , tumor, adanya benda asing dalam vagina, misalnya akibat pemakaian spriral, dan karena penyakit hubungan seksual seperti gonore atau raja singa dan AIDS.

 Keputihan dapat dicegah dengan menjalankan beberapa petunjuk diantaranya menghindari pakaian dalam yang ketat dan tidak menyerap keringat. Hal ini perlu untuk menghindari iritasi, sehingga menimbulkan infeksi, pilihlah pakaian dalam yang terbuat dari katun dan ganti setiap hari, kemudian perhatikan dan merawat daerah intim. Jangan duduk pada toilet umum jika terpaksa, keringkan organ intim dengan menggunakan handuk atau tissue. Bagi yang sudah menikah, dianjurkan untuk pemeriksaan diri kedokter sekurang-kurangnya tiga bulan sekali dan hindari penggunaan cairan pembersih secara berlebihan justru dikhawatirkan akan membunuh organisme yang membantu menjaga kelembaban di bagian organ reproduksi tersebut.

Baca Selengkapnya ....

Jenis Jenis Keputihan

Posted by Unknown 0 komentar
KEPUTIHAN 
 
Salah satu penyakit yang perlu dikenal oleh kaum wanita adalah Keputihan wanita. Perkenalan ini tentu bukan untuk disayangi dan dipelihara tetapi untuk diobati, walaupun tidak semua Keputihan Vagina memerlukan pengobatan. Maka dari itu, pertama tama harus dibedakan dahulu, mana keputihan yang normal terjadi pada setiap wanita dan mana yang tidak. Keputihan Vagina atau dalam bahasa kedokteran disebut leukore atau flour albus, adalah cairan yang keluar dari vagina/liang kemaluan secara berlebihan. Dalam keadaan normal, cairan ini tidak sampai keluar, namun belum tentu cairan yang keluar tersebut merupakan suatu penyakit.


Pada kesempatan kali ini,kita mencoba memberikan pemaparan tentang Vagina Keputihan berdasarkan atas gejala keputihan yang timbul. Gejala tersebut bisa diamati dari sifat sifat cairan yang keluar saat keputihan berlangsung. Sumber cairan sendiri bisa berasal dari vagina, cairan leher rahim, cairan uterus, dan cairan yang berasal dari tuba falopii. 


•    Bila cairan yang keluar jernih, berlendir banyak namun tidak berbau maka hal ini merupakan sesuatu yang normal terjadi saat seorang wanita menjelang menstruasi, kelebihan hormon estrogen dan stress. Keputihan seperti ini juga sering dijumpai pada wanita hamil.


•    Jika cairan yang keluar seperti susu kental, lengket, sangat banyak dengan bau yang tidak begitu mencolok maka kemungkinan telah terjadi radang pada serviks/leher rahim (servisitis) dan vagina (vaginitis).


•    Cairan yang keluar berwarna coklat, encer seperti air, sangat banyak dan lembab, maka kemungkinan wanita tersebut menderita vaginitis, servisitis, gangguan pembuluh darah pada serviks, endometriosis dan saat pengobatan kanker dengan radiasi. Warna coklat timbul akibat perdarahan yang terjadi akibat kelainan tersebut.


•    Bila cairan berwarna abu abu dengan garis darah, encer seperti air, sangat banyak dan berbau busuk yang keluar dari vagina, maka kemungkinan wanita tersebut menderita ulkus vagina, vaginitis. Kemungkinan lain yang sangat perlu diwaspadai adalah kanker baik ganas maupun jinak.


•    Jika cairan yang keluar berwarna merah muda, cair, sangat banyak tetapi tidak berbau maka kemungkinan telah terjadi infeksi bakteri non spesifik. Gejala ini juga timbul saat seorang wanita kelebihan hormon estrogen.


•    Bila cairan yang keluar putih, encer berbintik bintik banyak, berbau apek disertai dengan nyeri saat buang air kecil serta gatal di sekitar kemaluan maka kemungkinan wanita tersebut menderita infeksi yang disebabkan oleh jamur. Candida albicans adalah jamur yang paling sering hinggap di kemaluan seorang wanita.


•    Bila cairan yang keluar kuning kehijauan, berbusa, merah, sangat banyak, gatal, berbau busuk dan ditemukan nyeri tekan pada sekitar kemaluan serta kemerahan pada vagina, maka kemungkinan telah terjadi infeksi yang disebabkan oleh kuman protozoa Trichomonas vaginalis.


•    Terakhir, bila cairan yang keluar berwarna kuning, kental, sangat banyak, terasa panas dan gatal pada kemaluan, nyeri tekan pada daerah sekitar kemaluan, nyeri saat buang air kecil, maka kemungkinan infeksi yang disebabkan oleh Nisseria gonorrhoe atau lebih beken disebut GO.


Nah, bila kelak menemukan gejala keputihan seperti diatas, segeralah berkonsultasi ke dokter kesayangan anda/Obat Vagina, sebab pengobatan yang tepat dan cepat harus dilakukan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Baca Selengkapnya ....
Belajar SEO dan Blog | Copyright of Herbal Solusi Sehat Alami.